Minggu, 28 Desember 2014

Salah Satu TKW Hongkong Korban Modus Polisi Gadungan' Tutur Reskrim Polda Metro Jaya

Ini adalah salah satu TKW yang menjadi korban dunia maya ( Facebook ) yang tertipu oleh akun-akun palsu yang mengatas nama kn POLRI dan TNI
korban TKW bernama : siti khodijah bekerja sebagai TKW di : HONGKONG
asal : semarang .
dan untuk rekan"para TKW agar tidak tergoda oleh bujuk dan rayuan POLGAD yang mengatas nama kan POLRI dan TNI.
Reskrim Polda Metro Jaya




Baca juga Polgad: Akun Joe Ferdian. Tentang pendidikan di Akpol semarang (AIPTU FERDIAN ARIFIN BAHCTIAR) berhasil Kibuli Wanita dengan memacari wanita serta mintak transfer untuk biaya mutasi, DLL. Pelaku berhasil mintak transfer 4 juta melalui Bank BCA atas nama PIPIN ZAENAL ARIFIN NO 5410144923 CAB BCA Serang. no hp 085288924063, Waspadai Akun tersebut juga mempunyai Ratusa Akun foto yang sama, namun beda tugas, Penanggung Jawab: Pria sakti Kontak. 082141523999 Arek Mojokerto Jawa timur

 Akun Aditya Permana Palsu (Polgad) mau Pinjem duit, 4 (Empat) juta alasan Nabrak Orang buat ganti rugi, yang mau nyumbang Ke Akun Polisi Gadungan, silahkan hubungi no hp. 087773058000 - tranfer ke No rek BCA 5420362180- semoga bermanfaat untuk semua, waspadai ribuan akun IAN Aditya NTD Polisi Gadungan. Keterangan foto: ribuan akun muncul di dunmay, merayu wanita di jadikan pacar, dan mintak tranfer uang untuk biaya mutasi, waspadai...sebelum bertemu langsung (bertatap muka) jangan pernah kirim uang, meskipun di kasih nomor telpon wanita yang katanya ibunya, pasalnya modusnya polgad, wanita tersebut adalah komplotannya Polgad yang di suruh pura pura jadi ibu nya polisi untuk menyakinkan calon mangsa

Selanjutnya Wanita TKW Hongkong 

Laztrie Yeiputdha YuQilavmi, jadi korban penipuan di facebook. Oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pelaku mengaku perwira bertugas di Bandung.

Korban dirayu dan di janjikan untuk dinikahi, Korban Laztrie Yeiputdha YuQilavmi sudah melepaskan uang sebesar Rp 5 juta. Pelaku berjanji segera menikahi setelah mutasi ke daerah asal Laztrie Yeiputdha YuQilavmi.

“Tapi korban harus bantu ia untuk biaya mutasi seiklasnya," tuturnya. Korban sekarang bingung satelah transfer uang itu, pelaku mencoba menghindar dari komunikasi, bahkan ada orang lain selain korban yang ia janjikan, yakni untuk dinikahi, Wanita itu hanya transfer Rp 1 juta.

Sejak itulah kami putus hubungan dan ia tak mau angkat telfon dari korban, bahkan SMS pun tidak dibalas. Sekarang Facebook Laztrie Yeiputdha YuQilavmi diblokir oleh pelaku, yang memakai akun Facebook Rizky Wijaya, Saat itu korban mentransfer uang ke alamat Rekening BRI Cabang Sukajadi Jl Sampurna No 01A Kelurahan Fasteur, Kec. Sukajadi, Bandung.

Pelaku mengaku tugas di bandung. Sekian laporan informasi yang digali Jejak Kasus Hongkong, 26 April 2013 Penipuan Mengaku Polisi, semoga bermanfaat dan teman-teman facebook makin antisipasi foto profil polisi yang alamat tidak jelas. Tim Jejak Kasus Hongkong bersama para korban terus memburu pelaku, minimal pelaku penipuan di dunmay (dunia maya) khususnya di Hongkong, Taiwan tertangkap dan diberi hukuman setimpal. Bersambung. (pria sakti)

Laztrie Yeiputdha YuQilavmi Tertipu Polisi Palsu | Jejak Kasus
www.jejakkasus.info 

Cirebon-Modus Penipuan mengatas Namakan Polisi Atau Menggunakan Foto M Ali Yusuf Melalui Jejaring sosial Facebook, Melakukan penipuan terhadap para wanita Dunmay menggunakan foto profil polisi dan di pergunakan memperdayai wanita yang baru ... Lihat Selengkapnya

Muliadi mengatas namakan M Ali Yusuf Polgad~Pelakunya Adalah Napi Cirebon
jejakkasusbongkarkasuspolgad.blogspot.com

Modus yang dilakukan para napi Nusakambangan menipu banyak wanita, di sinyalir ATM Nomer rekening ada hubungannya dengan Bapak bapakan atau Penjaga Napi Lapas Nusa Kambangan, di dalam Nusa kambangan juga ada Kantin besar dan bebas melakukan komunikasi apapun dengan memakai alat alat Elektronik yang mungkin bapak bapak annya tau karena kalau pelaku mendapat hasil menipu?...Petugas Nusa kambangan juga kebagian, tegas wanita korban penipuan, data Ungkap di kantong Jejak kasus.

Dengan adanya Menteri Hukum dan HAM RI, Amir Syamsuddin bertindak tegas kepada lapas Nusa kambangan?... Penipuan akan susut dan yang pasti Nama Polri yang selama ini dicemarkan oleh para pelaku, akan menjadi harum, dan Drs. Timur Pradopo / Jenderal Polisi / 56010380. Tempat / Tanggal Lahir Jombang / 10 Januari 1956. Akan memberikan saksi berat kepada pelaku polisi palsu, Redaksi Jejak kasus.

Sebagai informasi, Nusa Kambangan adalah nama sebuah pulau di Jawa Tengah yang lebih dikenal sebagai tempat terletaknya beberapa Lembaga Pemasyarakatan (LP) berkeamanan tinggi di Indonesia. Pulau ini masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Cilacap dan tercatat dalam daftar pulau terluar Indonesia. Untuk dapat mencapai pulau ini orang harus menyeberang dengan kapal feri dari pelabuhan khusus yang di kelola oleh Departemen Kehakiman R.I. yaitu dari Pelabuhan Sodong menyebrang ke Cilacap, Jawa Tengah selama kurang-lebih lima menit dan bersandar di Pelabuhan feri Wijayapura di Cilacap. Feri penyebrangan khusus ini juga di nakhodai dan di awaki oleh Petugas Pemasyarakatan (pegawai LP). Dan satu lagi Rico Maulana akun satunya Hendra Irawan, baca:

Sabtu, 27 Desember 2014

Pendirian Pabrik Baja di Cagar Budaya Trowulan, Investor Dilaporkan ke Polisi



Mojokerto, jejakkasus.com – Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Aris Soviyani melaporkan investor pabrik baja PT Manunggal Sentral Baja (MSB) Sundoro Sasongko ke Polda Jawa Timur.
Direktur Utama PT Manunggal Sejati itu dituduh memalsukan 2 surat dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI dan Kementerian BUMN.
Aris menuturkan, dugaan pemalsuan surat itu diketahui tanggal 13 Mei lalu. Saat itu, Sundoro menunjukkan 2 surat dari Kementerian BUMN dan PTPN XI kepada dirinya.
Kedua surat itu berisi dukungan BUMN kepada pendirian pabrik baja PT MSB di kawasan cagar budaya peringkat nasional, di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.
“Surat dipalsukan dengan mengganti isi perihal surat, yakni yang sebenarnya berisi surat perkenalan perusahaan (PT MSB) saja. Namun, yang dikasihkan ke saya berganti menjadi surat dukungan dari BUMN tersebut,” ungkap Aris kepada wartawan saat ditemui di kantor Advokat Anam Anis dan Rekan, Minggu (21/12/2014).
Adanya 2 surat dukungan dari BUMN yang diduga palsu itu, menurut Aris mengganggu sikapnya atas rencana pembangunan PT MSB di kawasan yang saat ini dilindungi SK Kemendikbud nomor 260/M/2014 sebagai kawasan cagar budaya peringkat nasional.
“Dampaknya mempengaruhi pola pikir seperti saya, karena munculnya dukungan dari BUMN bagi pejabat seperti saya tidak mungkin bertolak belakang sama sekali,” tuturnya.
Dalam laporan bernomor LP/1567/XII/2014/UM/SPKT tertanggal 19 Desember itu, Aris menuding Sundoro telah membuat dan menggunakan surat palsu, yakni melanggar pasal 263 KUHP.
“Untuk siapa yang memalsukan, saya tidak bisa memastikan. Namun, saya menerima surat yang terindikasi dipalsukan itu dari Pak Sundoro dibawa ke kantor saya,” tandasnya.
Kuasa hukum BPCB Trowulan, Anam Anis mengatakan, kliennya baru mengetahui jika surat dari BUMN bernomor S-14/D1MBU/2010 perihal dukungan pembuatan pabrik pengecoran dan surat dari PTPN XI bernomor HH-PESWA/12.014 yang diterima Aris dari Sundoro ternyata tak sama isinya dengan arsip resmi dua lembaga tersebut.
“Klien kami sudah mengecek ke Kementerian BUMN maupun PTPN XI. Jelas tindakan Sundoro Sasongko melanggar Pasal 243,244 dan 246 KUHP tentang membuat dan menggunakan surat palsu,” ucapnya.
Sebagai aktivis peduli Majapahit Gotrah Wilwatikta, Anam Anis mengimbau kepada semua institusi yang terkait dengan perizinan yang sedang diajukan oleh Sundoro Sasongko, untuk menghentikan proses perizinan pendirian PT MSB.
“Ada kemungkinan dua surat yang diduga dipalsukan itu disertakan dalam proses perizinan,” pungkasnya.
Sementara belum ada tanggapan dari Sundoro terkait laporan ini. Saat dihubungi melalui telepon genggamnya tidak bisa tersambung.
Sebelumnya, investor PT MSB, Sundoro Sasongko menggugat SK Kemendikbud nomor 260/M/2013 yang menetapkan Trowulan sebagai Kawasan Cagar Budaya (KCB) peringkat nasional. Sundoro menganggap jika Kemendikbud menjadi penghalang membangun pabriknya di Trowulan. Hingga saat ini, sidang gugatan tersebut masih bergulir.

Senin, 22 Desember 2014

Aksi Damai' Lembaga LMR-RI Tuntut Keadilan

Makassar, jejakkasus,com - Aksi damai yang dilakukan ratusan orang yang tergabung dalam lembaga LMR-RI ini menyatu dengan masyarakat dan mahasiswa serta keluarga korban tanah sengjeta didepan kantor pengadilan agama jl.perintis kemerdekaan makassar.
LMR_RI turun membela hak-hak masyarakat yang tertindas dengan adanya rencana pengadilan agama melakukan eksekusi lahan terhadap keluarga korban.
Pengadilan merupakan tempat dimana kita menuntut keadilan namun tidak demikian dengan pengadilan agama kelas I.A makassar yang dimana ada oknum mafia hakim yang mencoreng cittra hukum dinegri kita, mengapa demikian.? Pengadilan agama tidak berhak untuk mengeksekusi lahan tapi tugasnya hanya pembagian harta warisan, sehubungan dengan surat pemberitahuan pelaksanaan eksekusi No:W.20.A.I/Hk.05/4893/XII/2014 Tgl 18 Des 2014, Berdasarkan kasus sengketa perdata dipengadilan agama kelas I.A makassar No:377/Pdt.G/2008/PA.Mks Tgl 9 Jan 2008 antara H,Harun Bin H.Dolo Dkk Melawan H.Lili Dg Paraga Bin Dattulu.
LMR-RI ikut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga dattulu maka dengan kebesaran hati mereka turun ke pengadilan agama guna memperjuangkan hak-hak masyarakat yang tertindas
ditambahkan pula oleh ketua pengadilan makassar Kelas I.A Drs.Moch Yasya.SH,MH mengatakan kami atas nama pengadilan tetap akan melaksanakan apa yang tertuang dalam kutipan surat perintah dengan ketentuan, kalau putusan itu adalah putusan Mahkamah agung yang harus kami laksanakan yang tentunya sesuai dengan aturan-aturan yang sudah ditentukan dan kami akan beri jaminan kalau ada putusan mahkama agung yang lain pasti kita ikuti ... dan proses soal itu tetap kita laksanakan jadi bukan eksekusi yg seperti dibayangkan tetapi Pemulihan eksekusi sambil menunggu surat putusan yang baru dari M.A. paparnya belum lama ini. Haris Jejak Kasus Makassar

Kapolres Jember Pimpin Rakor Bahas Bencana Dan Kamtibmas

Jember, jejakkasus.com- Bertempat di Rumah Makan Palm Garden Jl. Letjen S. Parman 50 A Jember, Senin (22/12/2014) sekitar pukul 15.00 WIB, Kapolres Jember AKBP M. Sabilul Alif, SH, SIK memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) akhir tahun bersama Bakesbang Pemkab Jember.
Diikuti unsur Muspika se-Kabupaten Jember, Kapolres Jember didampingi Kepala Bakesbangpol Widi Prasetyo membahas masalah bencana dan situasi Kamtibmas di masing-masing wilayah menjelang akhir tahun 2014.
Dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Widi Prasetyo yang mengawali dengan menyampaikan permasalahan bencana yang terjadi di Indonesia khsusunya di Kabupaten Jember. Lalu dilanjutkan oleh Kapolres Jember AKBP M. Sabilul Alif, SH, SIK yang menyampaikan peran tiga pilar Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades/lurah sebagai basis deteksi dini yang menjadi filter terhadap setiap potensi ancaman keamanan.
Dikatakan Kapolres,” unsur tiga pilar di desa harus aktif turun ke masyarakat. Cek warganya dari rumah ke rumah; sambang ke tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemudah setempat. Tanyakan keluhan-keluhan warga, identifikasi siapa-siapa warga asing, warga baru atau mungkin ada sekelompok warga yang memiliki ideology bertentangan dengan Pancasila. Sehingga potensi gangguan yang akan timbul menjelang Natal dan akhir Tahun nanti akan lebih mudah diketahui, diantisipasi dan dideteksi secara dini.
Sementara itu, tidak kalah pentingnya Kapolres menyampaikan kepada seluruh peserta Rakor untuk senantiasa turut berperan menjaga pluralisme agar pluralisme tetap terpelihara. Hal ini disampaikan oleh Kapolres dengan harapan umat Kristiani yang akan merayakan Natal 25 Desember 2014 agar merayakannya dalam suasana aman dan terteraman .
Di samping itu, menjelang akhir tahun nanti, Kapolres Jember akan mencanangkan program MLAKU-MLAKU NAN ALUN-ALUN JEMBER DAN MALAM TAHUN BARU TANPA KNALPOT BRONG. Program ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Jember dan sekitarnya untuk merayakan malam Tahun Baru bersama keluarga dan sanak saudara dalam suasana gembira dan bahagia. sumber Pid Polda Jatim

Minggu, 21 Desember 2014

Razia Motor oleh Oknum Polisi Lantas Briptu febrianto lubis Diduga Tanpa SP Tugas



Mandailing Natal, jejakkasus.com- Razia kendaraan bermotor kerap kali di lakukan oleh oknum oknum polisi untuk kepentingan Pribadi tanpa di ketahui Komandan atau Kasat Lantas, diduga pada hari sabtu 20/12/14 jam 09.01 jalan Panyabungan-Natal, Kkayu laut, Anggota Polisi Lantas Briptu febrianto lubis dengan Nrp 890249 melakukan Kegiatan Razia tanpa SP tugas dari Kasat Lantas Polres setempat, pasalnya tim Razia tersebut hanya lima anggota polisi lalu lintas.
Kegiatan Razia motor tersebut di jalan lintas Panyabungan-natal desa Kayulaut Kecamatan Panyabungan selatan kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara, kerap terjadi’ di dalam pantauan Jejak Kasus, harusnya Petugas Polisi Lantas yang melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan wajib dilengkapi dengan surat perintah tugas yang dikeluarkan oleh (Pasal 13 PP 42/1993):

a. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas polisi negara Republik Indonesia;

b. Menteri untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh pemeriksa Pegawai Negeri Sipil.


Disebutkan dalam Pasal 14 PP 42/1993 bahwa surat perintah tugas sebagaimana dimaksud jalan Pasal 13 sekurang-kurangnya memuat:

a. alasan dan jenis pemeriksaan;

b. waktu pemeriksaan;

c. tempat pemeriksaan;

d. penanggung jawab dalam pemeriksaan;

e. daftar petugas pemeriksa;

f. daftar pejabat penyidik yang ditugaskan selama dalam pemeriksaan.



Selain itu, Pasal 15 ayat (1) s/d (3) PP 42/1993 menentukan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 (seratus) meter sebelum tempat pemeriksaan. Untuk pemeriksaan yang dilakukan pada jalur jalan yang memiliki lajur lalu lintas dua arah yang berlawanan dan hanya dibatasi oleh marka jalan, tanda harus diletakkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 (seratus) meter sebelum dan sesudah tempat pemeriksaan.


Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, juga wajib dipasang lampu isyarat bercahaya kuning terang (Pasal 15 ayat [4] PP 42/1993).


Petugas pemeriksanya sendiri pada saat melakukan pemeriksaan wajib menggunakan atribut sebagaimana ditentukan dalam Pasal 16 PP 42/1993 sebagai berikut:

(1) Pemeriksa yang melakukan tugas pemeriksaan wajib menggunakan pakaian seragam, atribut yang jelas, tanda-tanda khusus sebagai petugas pemeriksa, dan perlengkapan pemeriksaan.

(2) Pakaian seragam, atribut, tanda-tanda khusus dan perlengkapan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan oleh:

a. Kepala Kepolisian Republik Indonesia, bagi pemeriksa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a;
b. Menteri, bagi pemeriksa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b.


Hal-hal tersebut di atas memang harus kita perhatikan dengan saksama, terutama jika ada razia di malam hari yang dimungkinkan dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab yang akan membahayakan diri kita.


Jadi, secara umum pemeriksaan yang dilakukan siang hari dan malam hari memiliki kesamaan, perbedaannya hanya pada malam hari wajib dipasang lampu isyarat bercahaya kuning terang.

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

Dasar hukum: Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan. (
Kurniawan Pantai Barat).

Sabtu, 20 Desember 2014

Operasi Cipta Kondisi Anggota Berpakaian Preman Ikut Masuk ke Angkutan Umum

Jakarta, jejakkasus.com- KOMITMEN: Aparat Polda Metro Jaya meningkatkan keamanan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2015. Peningkatan keamanan dilakukan dengan cara menggelar Operasi Cipta Kondisi.
Operasi Cipta Kondisi telah dilangsungkan sejak Senin 15 Desember lalu. Di operasi ini, polisi memfokuskan penanganan kejahatan jalanan, seperti penjambretan, penodongan dan perampokan.
Sebagai upaya mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, Polda Metro Jaya menerjunkan polisi berpakaian 'preman' untuk melakukan penyusupan ke angkutan umum.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan sejauh ini penyusupan yang dilakukan polisi ke angkutan umum berjalan efektif. Ini dikarenakan belum ditemukan adanya laporan aksi kejahatan di kendaraan tersebut.
"Anggota sudah masuk (angkutan umum,-red) memakai pakaian preman. Sejauh ini, belum ada lagi laporan adanya kejahatan dalam angkutan umum," tutur Kombes Rikwanto, Minggu (21/12).
Dalam melakukan pengamanan di masing-masing wilayah, menurut Kombes Rikwanto, Polsek dan Polres menerjunkan personil disesuaikan kebutuhan wilayah tersebut. Namun, apabila dilakukan operasi dalam skala besar, maka kata dia, Polda Metro Jaya siap membantu.
Operasi Cipta Kondisi ini akan berlangsung sampai 22 Desember mendatang. Setelah itu, Polda Metro Jaya melakukan Operasi Lilin Jaya 2014 pada 23 Desember-2 Januari 2015. Operasi ini dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2015.
Polda Metro Jaya menerjunkan 3.943 personil di Operasi Lilin Jaya 2014. Jumlah personil ini didukung lima Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Mabes Polri dan dua SSK dari Kodam Jaya.

Rabu, 17 Desember 2014

DPR RI Asal Aceh Temui Warga Pidie


Fadhlullah-Dek-Fad-DPR-RI-Terpilih-Asal-Aceh-Diskusi-Bersama-Warga-Pidie-Foto-TARMIZI-A.-GANI.

Pidie, jejakkasus.com – Anggota DPR RI Asal Aceh, Fadhlullah (Dek Fad) dalam beberapa hari ini sedang berada di Aceh, salah satu agenda yang sedang dilakukan Fadhlullah adalah mengunjungi berabagi daerah di Aceh serta bertemu dengan warga, demikian di ungkapkan Fadhlullah saat di temui penulis media ini, Selasa 16 Desember 2014, di sebuah lokasi di Pidie. Keberadaan Fadhlullah Anngota DPR RI dari komisi VI di Aceh selain untuk menyerap aspirasi warga,  juga dalam rangka sosialisasi empat
pilar dan mebagi-bagikan buku kepada masayarakat berbagai daerah di Aceh.
Dalam sebuah silaturrahmi dengan masyarakat Fadhlullah terlihat serius berdiskusi bersama wagra di sebuah lokasi di Pidie, salah satu yang
terlibat dalam diskusi tersebut adalah Yusri Melon salah seorang tokoh di sana, demikian di saksikan penulis.
Fadhlullah meminta masyarakat untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada termasuk  berbagai program yang telah di sediakan oleh pemerintah, ke ikut sertaan warga dalam pembangunan Aceh sangat penting, ujar Fadhlullah salah seorang anggota DPR RI asal Aceh yang cukup peka terhadap kemajuan Aceh ke depan, termasuk pembangunan dan ekonomi kerakyatan.
Disela-sela diskusi, Yusri Melon salah seorang tokoh di sana, memeberitau Fadhlullah keberadaan generasi muda di DPR RI terutama
dari Aceh perlu memikirkan pembangunan sektor ekonomi riel masyarakat di Aceh, karena dengan kemajuan ekonomi maka pembangunan dan prihal lainnya bisa terakomodir, ungkap Yusri.
Sementara Bachtiar Abdullah salah seorang warga, yakin bahwa keberadaan Fadhlullah anggota DPR RI Asal Aceh di Senayan tersebut,
akan mempertajam tingkat kepedulian pusat terhadap Aceh, kami yakin dengan Dek Fad, ujar Bachtiar. (Hasbi)

Selasa, 16 Desember 2014

Antisipasi Napi Bisnis Narkoba Lapas Narkotika Kerjasama Satpol PP Kota Samarinda Periksa Pengunjung



KUTAI KARTANEGARA, jejakkasus.com- Maraknya bisnis Narkoba di lapas lapas yang tidak di ketahui oleh Kepala Lapas, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Samarinda akan melakukan kerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda untuk membantu pengamanan pegunjung, saat jam-jam besuk yang padat. Kerjasama ini diharapkan dapat membantu kinerja dan pengamanan Lapas dikarenakan petugas di Lapas Narkotika yang terbatas, sementara jam besuk mulai padat oleh pengunjung.
Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Teguh Tri Hatmanto di Desa Bangun Rejo Kec. Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, bulan oktober menegaskan tenaga bantuan Satpol PP Kota Samarinda ini akan ditempatkan pada pintu masuk dan melakukan pemeriksaan pada pengunjung dan barang bawaannya.
“Selama 2014, Lapas Narkotika Samarinda telah menggagalkan dua kali upaya penyelundupan narkotika oleh pengunjung ke dalam lapas. Kasusnya kini telah ditangani dan dilimpahkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.
Lapas Narkotika Samarinda yang berada di Desa Bayur Kecamatan Samarinda Utara ini dihuni oleh 596 orang tahanan. Dari sekian tahanan sebanyak 72 diantaranya adalah wanita. Sebanyak 17 orang adalah murni pemakai dan sisanya sebanyak 524 lainnya adalah pemakai dan pengedar.
Teguh menjelaskan untuk pemakai murni, di dalam Lapas juga dilakukan rehabilitasi, sehingga usai menjalani hukuman, para tahanan dapat terbebas dari narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya.
Untuk mengantisipasi peredaran narkotika di dalam Lapas, pihaknya rutin melakukan tes urine bagi tahanan, melakukan bimbingan dan konsultasi serta rutin melakukan razia telepon genggam yang memang dilarang penggunaannya.
“Selain kerjasama dengan Satpol PP Kota Samarinda, kita juga berencana melakukan kerjasama dengan Pondok Pesantren Modern Ibadurrahman untuk rehabilitasi mental,” ucapnya.
Pimpinan NGO HDIS menambahkan, selain para pengunjung di periksa, Razia HP di dalam Ruang ruang kamar penjara harusnya di terapkan sekerap mungkin, pasalnya Pimpinan NGO HDIS SP, kerap kali mengetahui dan menerima telpon dari dalam penjara tengah malam, hal tersebut tentang informasi kegiatan di dalam lapas. ( jejakkasus.com) .

Ngecer Togel' Imam Khoirudin Akhirnya Indekost Di Tahanan Polres Kota Malang

Malang, jejakkasus.com- Petani asal Jl KH Malik Dalam, Buring, Kedungkandang, Kota Malang, Imam Khoirudin, coba main-main dengan judi togel. Sambil menjalani profesinya sebagai petani, pria berusia 36 tahun ini iseng-iseng jadi pengecer togel.
Kini, dia harus merasakan akibatnya sendiri karena harus mendekam di Polres Malang Kota.
“Penangkapan dilakukan 30 November 2014 silam. Tersangka langsung ditangkap di rumahnya, Jl. KH Malik Dalam, Buring, Kedungkandang,” ujar Kasubbag Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni seraya menunjukkan tersangka dan barang buktinya di Mapolres Malang Kota, kemarin (12/12/14).
Ditambahkan, saat dihampiri tersangka kedapatan sedang merekap pemesanan angka togel. Tersangka Imam akhirnya tidak berkutik saat polisi harus menggeledah rumahnya. Saat itu, polisi didapati barang bukti berupa rekapan togel, kalkulator dan uang senilai Rp 285.000.
Berdasarkan pengakuan Imam ke polisi, tersangka baru satu bulan menjalankan kegiatan sebagai pengecer togel. Bahkan, dikatakan Nunung, pelanggan tersangka hanya orang-orang terdekatnya saja.
Akan tetapi, dari orang-orang terdekat itu Imam bisa mengumpulkan sampai Rp 500 ribu.
Setiap taruhan yang diraup, Imam mendapatkan komisi sebesar 20 persen. Hasil raupannya dia berikan ke pengepul berinisial WW. Saat ini, WW masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Pelanggan tersangka memesan melalui SMS dan kemudian baru membayar. Saat menggeledah rumahnya, tersangka sudah berhasil mengumpulkan Rp 450 ribu. Tapi baru Rp 285 ribu yang membayar. Sisanya, dibayar saat tersangka bertemu dengan pelanggannya,” ungkap Nunung kepada wartawan jejak kasus.
Wanita asal Tulung Agung ini mengatakan,  mulanya tersangka hanya iseng-iseng menggeluti bidang haram tersebut. Karena ketagihan, tersangka meneruskannya. “Tidak tahu berapa pelanggannya. Tapi tersangka bisa mengumpulkan sampai Rp 500 ribu,” jelas Nunung.
Akibat perbuatannya, kini tersangka dijerat pasal 303 dengan hukuman pidana tujuh tahun penjara. Sementara polisi terus melakukan pengembangan kasus untuk memburu WW.  (edi)

Dibentuk Jurnalis Cinta Maritim NTT

Kupang, jejakkasus.com- Jurnalis Cinta Maritim (Jucima) Nusa Tenggara Timur resmi dibentuk. Terbentuk wadah ini atas inisiatif wartawan dari berbagai media cetak, elektronik dan media online di Kupang,  Nusa Tenggara Timur. Pemerintah Provinsi dan DPRD NTT memberikan dukungan yang besar bagi organisasi Jurnalis Cinta Maritim (Jucima) NTT. Menurut Pemerintah kehadiran Jucima sangat strategis dalam mendukung kerja pemerintah di bidang kemaritiman yang lagi gencar saat ini.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat rekan-rekan yang telah mendirikan  Jucima NTT. Ini sangat tepat untuk mendukung program-program pemerintah pusat maupun daerah. Kami berharap wadah ini menjadi sarana perjuangan kaum jurnalis dalam membangun daerah NTT yang dikuasai lautan yang luas,” kata Seda NTT Frans Salem, SH, M.Si saat audiens dengan Jucima NTT.
Ia berharap hadirnya Jucima NTT memberikan peran yang maksimal dalam program-program nyata dan bermanfaat untuk peningkatan PAD NTT. Selain itu, juga bermanfaat bagi seluruh nelayan dan kaum muda agar lebih peduli terhadap potensi laut NTT.
Sementara Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, SH mengatakan secara kelembagaan, DPRD NTT mendukung sepenuhnya kehadirian Jucima. Sebab ini sangat membantu pemerintah dalam mensosialisasikan berbagai program.
Acara deklarasi dan pengukuhan Jucima NTT berlangsung di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Oeba, Kota Kupang, Jumat (12/12/2014), dan dikukuhkan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Drs. Abraham Maulaka saat upacara Hari Nusantara ke – 14 tahun 2014 tingkat Provinsi NTT.
Upacara Hari Nusantara tingkat Provinsi NTT yang dirangkai dengan kegiatan Deklarasi Jucima NTT, bersih pantai ini dihadiri puluhan nelayan, jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan, serta instansi terkait.
Deklarasi Jucima NTT memuat lima poin yaitu; pertama, Jurnalis Cinta Maritim Nusa Tenggara Timur mendukung program kemaritiman Pemerintahan Presiden Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden Drs, H. Muhammad Jusuf Kalla.
Kedua, Juralis maritim Nusa Tenggara Timur mendukung  pembangunan sektor kemaritiman melalui   gerakan masuk laut (gemala) dan gerakan makan ikan  yang dicanangkan Gubernur Drs. Frans Lebu Raya dan Wakil Gubernur, Drs. Benny Litelnoni, SH, M.Si.
Ketiga, Jurnalis maritim  Nusa Tenggara Timur mendukung TNI Angkatan Laut Pol Air mewujudkan kedaulatan  dan  keamanan wilayah perairan  NTT yang merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keempat, Jurnalis Maritim Nusa Tenggara Timur siap menjadi mitra seluruh stakeholder kelautan dan perkanan di tingkat provinsi  dan kabupaten kota.
Kelima, Jurnalis maritim Nusa Tenggara Timur siap  mengemban misi mulia dalam membantu kaum nelayan melalui  edukasi dan advokasi media.
Naskah Deklarasi Jucima NTT ini, dibacakan Sekretaris Jucima NTT, Labu Nggiku Mbuhang sebelum dilakukan pengukuhan oleh Kadis Kelautan dan Perikanan NTT.
“ Memperingati hari Hari Nusantara terkandung makna untuk mempertegas dan terus mengingatkan kepada kita semua bahwa bangsa Indonesia memiliki laut yang luas terbesar di dunia, dan juga termasuk Provinsi NTT sebagai provinsi kepulauan yang memiliki keberanekaragaman budaya, adat istiadat, dan potensi khususnya sumber daya kelautan yang besar, dan dapat mensejahterakan masyarakat”, kata Abraham Maulaka dalam sambutannya.
Pada Hari Nusantara ke – 14 tahun 2014 mengangkat tema “ Membangun Nusantara dengan Inovasi Maritim Anak Bangsa”.
Oleh karena itu, dengan tema ini sangat relevan dengan kebijakan nasional yang sementara digalangkan Presiden Joko Widodo dan Wapres Yusuf Kalla tentang kedaulatan maritim, juga sangat relevan dengan program Gubernur Frans Lebu Raya dan Wakil Gubernur Benny Litelnoni tahun 2013 – 2018 telah menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor unggulan. Maksud menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor unggulan adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan, untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan untuk meningkatkan daya saing bagi Pemerintah Provinsi NTT.
Kepada Jurnalis Cinta Maritim NTT yang baru dideklarasikan, mantan wakil bupati Alor ini berharap meluangkan waktu dan pemikiran yang inovatif untuk memberikan kontribusi dan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat nelayan dan pembudidaya.
Kiranya wadah ini dapat efektif sebagai wadah edukatif dan inovatif dalam kerangka kemitraan untuk mendorong berbagai stakeholder agar bersinergi dalam pengelolaan sumber kemaritiman berbasis hulu ke hilir yang berdaya saing.
“ Saya meminta kepada semua rekan  jurnalis sebagai mitra DKP NTT harus memberikan kontribusi pemikiran yang obyektif, konstruktif dan edukatif bagi masyarakat nelayan. Tentun ya aksi nyata dibutuhkan bagi pembangunan kemaritiman di NTT,” kata Maulaka.
Ia menegaskan, peran kaum jurnalis sangat penting dalam membangun sektor kemaritiman. Untuk itu, momentum Hari Nusantara ke-14 yang akan dirayakan pada tanggal 15 Desember 2014 merupakan momentum kebangkitan maritim sekaligus momentum kebangkitan kaum jurnalis untuk lebih peduli pembangunan daerah.
Ketua Jucima NTT, Kornelius Moa Nita dalam sekapur sirihnya mengatakan jurnalis maritim dibentuk bertolak dari sebuah kesadaran bersama kaum kuli tinta yang merasa peduli terhadap penyelamatan ekosistem laut dari ancaman kerusakan akibat limbah beracun, sampah dan bom.
Ia mengajak seluruh nelayan di perairan laut NTT segera menghentikan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak, karena akan merusak seluruh ekosistem laut.
Ditambahkan Moa Nita, Jucima mendukung sepenuhnya program pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang akan memaksimalkan laut menjadi  tulang punggung ekonomi rakyat.  Program ini kata dia, sangat sinergi dengan program kelautan yaitu gerakan masuk laut (Gemala) dan gerakan makan ikan (Gemar Ikan) yang dicangkan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.
Menyinggung program tahun 2015, Moa Nita mengatakan, ada beberapa program besar yang akan dilakukan Jucima, yaitu melakukan investigasi abrasi di beberapa daerah kritis dan melakukan penanaman bakau bersama warga pesisir, melakukan kampanye media penyelamatan ekosistem laut di berbagai media,  pembersihan sampah di pantai yang kotor, lomba karya jurnalisik kemaritiman, dan Konferensi Jurnalis kawasan Nusra (Bali, NTT, NTB ) yang akan membahas tentang isu-isu kemaritiman di wilayah perbatasan.
Usai deklarasi dan pengukuhan,  ratusan peserta upacara  bersama jurnalis dan warga setempat membersihkan pantai. Kegiatan ini dipmpin langsung Kadis Abraham Maulaka. (Han)

Senin, 15 Desember 2014

Oknum Perwira Polisi Ditetapkan AKBP Muji Ediyanto Kapolres Mojokerto Jadi Tersangka Penimbun BBM Jenis Solar.

Kapan oknum Polisi Nakal ini di adili' Dengan Dasar UU No 14 tahun 2008 tentang informasi keterbukaan Publik, Masyarakat harus tau sejauh mana penanganannya Kasus.Mojokerto, jejakkasus.com- Oknum Polisi sebagai mafia penimbun BBM Jenis Solar, di Dusun Sumberkepuh, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. tersebut. Kasus tersebut di kawal Jejak Kasus Hebat.

MOJOKERTO - Oknum perwira polisi yang saat ini bertugas di salah satu Polsek di Surabaya ditetapkan sebagai tersangka penimbunan BBM bersubsidi.

Oknum perwira berinsial EU ini menimbun BBM bersubsidi jenis solar di gudang bekas selep miliknya di Dusun Sumberkepuh, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Penimbunan ini dilakukan menjelang kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Dengan cara membuat bunker berisi 4 drum besar masing-masing berukuran 5.200 liter. Dengan tandon-tandon tertanam ini, kapasitas timbun mencapai 28.000 liter. Drum-drum berukuran besar yang biasa untuk tandon air itu ditanam dan ditutup triplek.

"Kami sudah pastikan bahwa penimbunan BBM bersubsidi itu dilakukan oknum anggota Polri. Kami tetapkan dia sebagai tersangka," kata Kapolres Mojokerto Muji Ediyanto, Senin (24/11/2014).

EU ditetapkan sebagai tersangka bersama adiknya berinisial MI. Kakak beradik ini baru beberapa bulan menjalankan bisnis ilegal ini. Modusnya, terang Kapolres Muji, mereka menimbun BBM bersubsidi dengan cara membeli ke sejumlah SPBU. Hasilnya ditimbun dan dijual kembali ke transporter dan sektor industri. (tri/pria sakti)

Mualaf Pertama yang Terjemahkan Quran Bahasa Inggris

jejakkasus.com- Al Qur’an adalah kitab suci yang tidak ada kesalahan sebesar gabah pun, demikian Dr Maurice Bucaille berkata.

Dari sanalah terpancar kemuliaan. Umat yang berinteraksi kepadanya akan mengalami kejayaan, sedang yang tidak berinteraksi dengannya akan mengalami kemunduran.

Al Qur’an juga tidak mengalami perubahan sedikitpun, sejak dari zaman Nabi hingga saat ini. Oleh karenanya, mustahil ia merupakan karya manusia. Ia sepenuhnya karya Allah Yang Maha Agung.

Hingga saat ini tidak ada orang yang mampu menerjemahkan seluruh makna yang ada dalam Al Qur’an.

Apa yang kita ketahui tentang terjemahan Al Qur’an, sesungguhnya itu barulah menerjemahkan sebagian dari makna ayat-ayat Qur’an.

Terlahir dengan nama Wiliiam Pickthall di London, 1875. Dia berasal dari keluarga penganut Kristen Anglikan yang taat. Masa kecil William banyak dihabiskan di kawasan Suffolk dan sempat mengecap pendidikan di Harrow, sebuah sekolah swasta elite.

Beberapa lama setelah menetap disana , William kerap mengadakan perjalanan ke Negara-negara Islam danTurki. Karena kemudian banyak bersentuhan langsung dengan agama Islam. Pada tahun 1917 dia memutuskan untuk memeluk Islam.

Bahkan sebelumnya William sempat menjadi pembicara pada diskusi yang diadakan Muslim Literary Society bertajuk Islam and Progress, 29 Nopember 1917 di Notting Hill, London Barat.

Selama masaPerang Dunia I (1914-1918) William banyak menulis surat dukungan terhadap Turki Utsmaniyah. Saat propaganda dikumandangkan (1915) yang mengakibatkan pembantaian di Armenia, dia secara terang-terangan menentangnya dan menyatakan kesalahan tidak bisa ditimpakan kepada pemerintah Turki atas kejadian tersebut.

Pada saat banyak imigran Muslim asal India di London, termasuk Abdullah Yusuf Ali, ia dibujuk oleh Kementrerian Luar Negeri untuk menyediakan bahan-bahan propaganda dukungan terhadap Inggris dalam perang melawan Turki. Namun Wiliam tak bergeming. Ia tetap tegas dengan pendiriannya guna membela saudaranya sesama Muslim.

Begitu juga saat komunitas Muslim di Inggris diberikan pilihan apakah setia terhadap sekutu (inggris dan Prancis) atau justru mendukung Jerman dan Turki, jawaban yang diberikan William cukup mengejutkan. Dia tidak akan mendukung negaranya itu.

Tahun 1919, William aktif di Biro Informasi Islam yang berkedudukan di London serta beberapa usaha penerbitan media Islam lainnya seperti Muslim Outlook. Usai merampungkan novelnya berjudul Early Hours (1920) , dia mendapat penugasan di India sebagai editor di surat kabar Bombay Chronicle.

Kemudian pada 1927 William pindah ke penerbitan jurnal tiga bulanan Islamic Culture selaku editor yang berkantor di Hyderabad.

Sebenarnya sudah sejak lama saat baru masuk Islam, William punya obsesi menerjemahkan kitab suci Al Qur’an ke bahasa Inggris. Dia merasa adalah tanggung jawab semua umat Muslim untuk memahami Al Qur’an dengan sebenar-benarnya.

Akhirnya pada 1930, William menerbitkan hasil kerja kerasnya, yakni kitab the Meaning Glorius of Koran. Ribuan umat Muslim pun segera mendapat manfaat dari karya Muhammad Marmaduke Pickthall – nama Islam William – yang lantas dianggap banyak kalangan sebagai karya monumental.

Tak hanya itu umat Muslim pun kemudian menyadari bahwa The Meaning Glorius of Koran diselesaikan di kota NIzamate, Hyederabad, Sebuah kawasan di Selatan India yang didominasi umat Islam.

Ada lagi satu sumbangsihnya selama tinggal di Hyderabad terkait dengan upaya menegakkan syiar Islam. Pada 1925, Pickthall diundang oleh Komite Umat Muslim di Madras untk memberikan kuliah umum tentang segala aspek mengenai Islam.

Koleksi dari bahan-bahan kuliahnya ini sudah dipublikasikan pada 1927 dengan harapan agar kalangan non muslim lainnya dapat mengerti apa itu agama Islam.

Pada 1928, Pickthall menyelesaikan proyeknya dalam menerjemahkan Al Qur’an. Seperti ilmuwan muslim lainnya, ia tidak menerjemahkan kata Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al Qur’an. Ia menulis dalam kata pengantarnya, qur’an tidak bisa diterjemahkan.

Jadi, terjemahannya tetap berdampingan dengan teks asli Al Qur’an dalam bahasa Arab. Karyanya ini menjadi karya pertama penulisan makna Al Qur’an dalam bahasa Inggris oleh orang Inggris asli.

Selain itu, tulisan Pickthall juga menjadi salah satu dari dua karya terjemahan Al qur’an dalam bahasa Inggris yang sangat popular. Karya lainnya ditulis oleh Abdullah Yusuf Ali.

Awal 1935 Pickthall kembali ke Inggris. Pada 1936 ia berpindah ke St. Ives dan meninggal di kota kecil itu pada 19 Mei 1936. Ia dimakamkan di pemakaman Muslim di Brookwood, Surrey (dekat wokmg, Inggris) empat hari kemudian. Oleh kaum Muslim Inggris Pickthall dijuluki sebagai pejuang agama dan pelayan Islam sejati.

Allah akan menolong kita , ketika kita membela agamaNya. Allah akan memberikan kejayaan kepada hambaNya yang mau berinteraksi dengan ayat-ayatNya. Seperti halnya Muhammad Marmaduke Pickthall mendapat kemuliaan di dunia dan Insya Allah juga di akhirat. Sumber dari

direkomendasikan Jejak Kasus jejakkasus.com

Karyawati Perusahaan di Jakarta Korban Penipuan Polgad



Kasus lama Dipublikasikan ulang jejakkasus.com untuk mengingatkan kaum wanita di dunia maya, supaya selalu waspada’ Jagan beri peluang untuk 
Tindak Kejahatan pelaku mengaku Aparat Polisi/ Tni/ Pelayaran/ Pejabat, ujung ujungnya menipu kalian ...Jika tidak tau jelas
Katakan " TIDAK "
Lindungi Diri Anda 
Orang orang terdekat Anda,
Cegah dan Ingatkan sepanjang bisa
Jakarta, jejakkasus.com- Rabu, 5 Maret 2014 - Indra (33) mengelabui kekasihnya, WN (34), dengan mengaku sebagai anggota polisi brigadir mobil (brimob) yang bertugas di Kelapa Dua, Depok. Tersangka juga sempat meminjam uang dengan dalih untuk biaya pendidikan. 

"Pada November 2013, total uang hingga 57 juta rupiah," ujar Kapolsek Cilandak Kompol Sungkono, Kompol Sungkono menuturkan, Indra sebenarnya bekerja sebagai satpam di perusahaan swasta yang berlokasi di daerah Prapanca, Jakarta Selatan, sedangkan WN adalah karyawati. Mulanya, WN berkenalan dengan Indra pada Maret 2013. 

Indra berjanji akan menikahi WN pada Juni 2013. "Ternyata hanya janji tinggal janji. Korban yang belum dinikahi merasa curiga, lalu melapor ke polisi," katanya. Selanjutnya, WN pun melakukan pengecekan ke satuan brimob yang dimaksud. Ternyata, nama Indra tidak tercatat di dalamnya. 

Kemudian, dia melapor kepada polisi. Indra ditangkap pada 26 Februari 2014 ketika hendak menemui WN dengan bermaksud meminjam uang kembali. "Tersangka ditangkap di sebuah kafe di Kemang. jam 9 malam. Enggak pakai pakaian dinas, pakai baju safari," kata Kompol Sungkono. Dari tangan Indra, polisi menyita 10 bukti lembar transfer uang dari WN, satu set baju dinas Polri Brimob berikut jaket dan baretnya, dan satu senjata mainan. Saat ditanyakan petugas, Indra mengaku membeli pakaian dinas tersebut di sekitar Depok. 

Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap aparat yang mengaku-ngaku sebagai polisi dan bermaksud meminta uang. "Kami mengimbau agar warga masyarakat tidak percaya begitu saja kepada aparat yang mengaku polisi. Sebaiknya mengecek ke kesatuan awal atau ke Polres atau Polsek terdekat," ujarnya. 

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(Humas Polri)
Penanggung Jawab: Pria Sakti
Official Page: www.jejakkasus.info 
Follow : @humasjejakkasus
Mobile : 082141523999
Email : beritajejakkasus@yahoo.om
Perusahaan : Jejak Kasus Group 
www.jejakkasus.info
Dikelola PT PRIA SAKTI PERKASA KepMenHum & HAM No. 13286.40.10.2014.
Beralamatkan: Jalan raya Kemantren 82, Terusan, Gedeg, Mojokerto, kode pos. 61351 Jawa timur, terima kasih sudah berpartisipasi, berbagi dengan kami. untuk mengetahui berita hukum dan kriminal jejak kasus, Klik di sini,
www.jejakkasus.info ; jejakkasus.com