Jember, jejakkasus.com- Bertempat di Rumah Makan Palm Garden Jl. Letjen S. Parman 50 A
Jember, Senin (22/12/2014) sekitar pukul 15.00 WIB, Kapolres Jember AKBP
M. Sabilul Alif, SH, SIK memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) akhir tahun
bersama Bakesbang Pemkab Jember.
Diikuti unsur Muspika se-Kabupaten Jember, Kapolres Jember didampingi Kepala Bakesbangpol Widi Prasetyo membahas masalah bencana dan situasi Kamtibmas di masing-masing wilayah menjelang akhir tahun 2014.
Dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Widi Prasetyo yang mengawali dengan menyampaikan permasalahan bencana yang terjadi di Indonesia khsusunya di Kabupaten Jember. Lalu dilanjutkan oleh Kapolres Jember AKBP M. Sabilul Alif, SH, SIK yang menyampaikan peran tiga pilar Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades/lurah sebagai basis deteksi dini yang menjadi filter terhadap setiap potensi ancaman keamanan.
Dikatakan Kapolres,” unsur tiga pilar di desa harus aktif turun ke masyarakat. Cek warganya dari rumah ke rumah; sambang ke tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemudah setempat. Tanyakan keluhan-keluhan warga, identifikasi siapa-siapa warga asing, warga baru atau mungkin ada sekelompok warga yang memiliki ideology bertentangan dengan Pancasila. Sehingga potensi gangguan yang akan timbul menjelang Natal dan akhir Tahun nanti akan lebih mudah diketahui, diantisipasi dan dideteksi secara dini.
Sementara itu, tidak kalah pentingnya Kapolres menyampaikan kepada seluruh peserta Rakor untuk senantiasa turut berperan menjaga pluralisme agar pluralisme tetap terpelihara. Hal ini disampaikan oleh Kapolres dengan harapan umat Kristiani yang akan merayakan Natal 25 Desember 2014 agar merayakannya dalam suasana aman dan terteraman .
Di samping itu, menjelang akhir tahun nanti, Kapolres Jember akan mencanangkan program MLAKU-MLAKU NAN ALUN-ALUN JEMBER DAN MALAM TAHUN BARU TANPA KNALPOT BRONG. Program ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Jember dan sekitarnya untuk merayakan malam Tahun Baru bersama keluarga dan sanak saudara dalam suasana gembira dan bahagia. sumber Pid Polda Jatim
Diikuti unsur Muspika se-Kabupaten Jember, Kapolres Jember didampingi Kepala Bakesbangpol Widi Prasetyo membahas masalah bencana dan situasi Kamtibmas di masing-masing wilayah menjelang akhir tahun 2014.
Dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Widi Prasetyo yang mengawali dengan menyampaikan permasalahan bencana yang terjadi di Indonesia khsusunya di Kabupaten Jember. Lalu dilanjutkan oleh Kapolres Jember AKBP M. Sabilul Alif, SH, SIK yang menyampaikan peran tiga pilar Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades/lurah sebagai basis deteksi dini yang menjadi filter terhadap setiap potensi ancaman keamanan.
Dikatakan Kapolres,” unsur tiga pilar di desa harus aktif turun ke masyarakat. Cek warganya dari rumah ke rumah; sambang ke tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemudah setempat. Tanyakan keluhan-keluhan warga, identifikasi siapa-siapa warga asing, warga baru atau mungkin ada sekelompok warga yang memiliki ideology bertentangan dengan Pancasila. Sehingga potensi gangguan yang akan timbul menjelang Natal dan akhir Tahun nanti akan lebih mudah diketahui, diantisipasi dan dideteksi secara dini.
Sementara itu, tidak kalah pentingnya Kapolres menyampaikan kepada seluruh peserta Rakor untuk senantiasa turut berperan menjaga pluralisme agar pluralisme tetap terpelihara. Hal ini disampaikan oleh Kapolres dengan harapan umat Kristiani yang akan merayakan Natal 25 Desember 2014 agar merayakannya dalam suasana aman dan terteraman .
Di samping itu, menjelang akhir tahun nanti, Kapolres Jember akan mencanangkan program MLAKU-MLAKU NAN ALUN-ALUN JEMBER DAN MALAM TAHUN BARU TANPA KNALPOT BRONG. Program ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Jember dan sekitarnya untuk merayakan malam Tahun Baru bersama keluarga dan sanak saudara dalam suasana gembira dan bahagia. sumber Pid Polda Jatim

Tidak ada komentar:
Posting Komentar